Finishing Lantai pada Bangunan

ceramic-tile-styles-300x200

Published on MNC Home and Living Channel – Smart Living Program on February 2016

APA PENGERTIAN DARI FINISHING LANTAI ?

  • Penutup permukaan tanah pada suatu ruang, baik itu ruang dalam maupun ruang luar dari suatu bangunan yang berfungsi utk menambah kenyamanan bagi penggunanya, nilai estetika, juga nilai bangunan.

SECARA STRUKTURAL BAHAN PENYUSUN LANTAI SEPERTI APA ?

  • Tanah – urugan – pasir – lantai kerja beton – adukan – finishing lantai.

SECARA UMUM APAKAH ADA KATEGORI-KATEGORI UNTUK BAHAN PENUTUP LANTAI ?

4.-floor-finishes-range

  • Lapisan penutup lantai terbagi ke dalam 2 kategori secara umum, yakni lapisan penutup lantai alami dan lapisan penutup lantai buatan. Kayu solid (jati, merbau, kapur, ulin, dsb) dan aneka bebatuan yang bersumber dari alam seperti marmer, granit dan limestone merupakan jenis penutup lantai yang alami. Sedangkan semen, keramik, MDF, dan vinyl dikatagorikan sebagai lapisan penutup lantai buatan.

DALAM FINISHING LANTAI INI APAKAH ADA TEKNIK-TEKNIK KHUSUSNYA ?

  • Ya benar sekali, karena tiap material memiliki karakteristik yg berbeda-beda, baik itu bahan dasar pembuatnya, cara pengolahannya, cara pemotongan dan pemasangannya, cara perawatannya,dll.

TOLONG BERIKAN PENJELASAN MENGENAI BAHAN PENUTUP LANTAI YANG BIASA DIGUNAKAN, SEPERTI :

L4450_1_Real Wood Easy Fit Nat Oak1

  • KAYU SOLID
    Pelapis lantai yang murni menggunakan kayu utuh tanpa ada penambahan unsur lainnya, dimensinya bisa dibuat sesuai pesanan walaupun ukuran standarnya tetap ada dari pabrikan, relatif sulit perawatan, harga tinggi, ketersediaan di pasaran kurang, tidak tahan api.

granite-floor-cleaning-tips

  • BATU ALAM
    Material berupa bebatuan yang bersumber dari alam, dan terbentuk selama ratusan bahkan ribuan tahun dan tidak dapat diperbaharui seperti kayu, biasa diperoleh di gunung atau sungai atau laut atau di lapisan tanah terdalam.

Tile-Flooring-Carson

  • KERAMIK
    Bahan pelapis lantai dengan bahan dasar kaolin, pembentukannya dgn cara dibakar dgn suhu tertentu dan terakhir diglazuur utk ketahanan dan melindungi print an maupun motif di lapisan bawahnya, dimensinya beragam juga motifnya, tahan lama dan mudah perawatannya, harga variatif.

vinyl.jpg

  • VINYL
    Bahan pelapis lantai dengan bahan dasar PVC bersifat lentur, tahan cuaca ringan, relatif murah, tersedia dalam ukuran tertentu sesuai pabrikan.

engineered-flooring.jpg

  • Engineering PARKET/PARQUET
    Pelapis lantai yang terbuat dari campuran kayu lapis dan veneer, saat ini byk yg menggunakan HDF bahkan PU, biasanya memiliki ukuran standar lebar 10cm atau 20 cm spt papan kayu pd umumnya dgn panjang 1.8m, sekarang dimensinya bervariasi.

APA SAJA YANG PERLU DI PERHATIKAN APABILA MENGGUNAKAN BAHAN PENUTUP LANTAI

  • Pertimbangan Teknis
    Seberapa sering lantai tersebut dilalui, baik penghuni maupun pergerakan barang? Semakin sering lantai dilalui, berarti ketahanannya harus semakin kuat.
    Cara membersihkan tentu sangat perlu dipertimbangkan. Bagi Anda yang ingin lantai yang mudah dibersihkan, pilih lantai keramik. Jika Anda ingin memilih karpet, ingatlah bahwa karpet mengumpulkan debu.
    Berapa lama Anda ingin mempertahankan lantai tersebut? Jika Anda cepat bosan, pilihlah lantai yang mudah dibongkar pasang seperti karpet dan parket.
    Pertimbangkan pula siapa yang akan memasang material lantai tersebut. Ada material lantai yang bisa Anda pasang sendiri. Akan tetapi, ada pula lantai yang harus dipasang dengan bantuan tenaga ahli.

 

  • Pertimbangan Desain
    Gaya ruangan Anda merupakan faktor pertama yang harus Anda pertimbangkan. Lantai akan memberi pengaruh besar pada gaya interior maupun eksterior yang Anda rencanakan.
    Warna dan pola juga menjadi pertimbangan. Jangan menggunakan lantai berpola jika Anda tidak ingin lantai yang terlalu ‘berbicara’. Lantai dengan desain yang polos akan menghasilkan nuansa tenang.
    Layout atau tatanan ruang harus Anda pertimbangkan juga. Jangan sampai material-material bermotif atau berpola yang Anda gunakan malah tertutup oleh perabot Anda.
    Menggunakan pola memang membuat lantai Anda terlihat menarik. Akan tetapi, jangan lupa memperhitungkan luasan ruang Anda. Buatlah pola lantai yang besarnya seimbang dengan luasan lantai Anda.
    Masih berbicara tentang pola lantai, konfigurasi juga menjadi satu hal yang harus dipikirkan secara matang. Anda tentu tidak mau pola lantai Anda terputus di satu sudut atau di bawah pintu.

DIANTARA KELIMA BAHAN YANG SERING DIGUNAKAN SEBAGAI PENUTUP LANTAI TERSEBUT, MANA YANG LEBIH BANYAK DIGUNAKAN KHUSUSNYA DI INDONESIA? KENAPA DEMIKIAN ?

  • Keramik, karena harga relatif bervariasi dari termurah sampai termahal, banyak pilihan motif warna dan ukuran, tersedia di pasaran di manapun, dan mudah perawatan.

APA BEDANYA ANTARA KAYU SOLID DENGAN PARKET/PARQUET ?

Solid-Engineered-Hardwood.jpg

  • Kayu solid menggunakan material kayu 100% murni tanpa.sambungan,perlu dilapis dgn PU utk perlindungannya,sedangkan engineering parket menggunakan kayu lapis plywood yg diberi lapisan veneer pd.lapisan atasnya utk keindahan. Harga mahal solid wood.

KESAN APA YANG MUNCUL APABILA MENGGUNAKAN BAHAN KERAMIK ? APAKAH ADA MANFAAT KHUSUS ?

  • Simpel,rapi dan teratur,utk motif dan ukuran tertentu akan memberikan kesan mewah. Pastinya selain menjadi lapisan penutup lantai,dinding,bahkan meja dapur,juga menambah estetika,keamanan dan kenyamanan bagi kaki pengguna ruang.

APAKAH BAHAN-BAHAN PENUTUP LANTAI UNTUK SEMUA RUANGAN BISA DIKATAKAN SAMA ? ATAU SEPERTI APA ?

  • Pastinya berbeda satu dengan lainnya, terlihat dari tekstur, bentuk, ukuran, motif, bahan dasar pembuatnya, dan sumbernya.

UNTUK BAHAN PARKET/PARQUET INI WARNA YANG ADA APAKAH HANYA WARNA KAYU SEMATA ? ATAU BAHAN VARIAN WARNANYA ?

  • Paling banyak yg tersedia di pasaran saat ini adalah bermotif atau warna kayu,dgn ragam.variasi yg sangat banyak. Kalau menginginkan motif lain,lebih baik menggunakan bahan vinyl karena motifnya fleksibel (cetakan).

APAKAH UNTUK PEMILIHAN BAHAN PENUTUP LANTAI INI, HARUS SESUAI DENGAN DESAIN HUNIANNYA ?

 

  • Ya betul sekali,karena tiap bahan yang dipilih oleh perencana biasanya utk memperkuat tema desain yg dipilih.contoh marmer atau granit dgn urat yg banyak lazim.digunakan pada rumah klasik,kayu solid atau parket utk rumah bergaya victorian atau country house atau tradisional, keramik utk semua gaya karena variannya yg beragam, juga vinyl.

APA KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

  • KAYU SOLID
    KELEBIHAN
    · Tahan lama terutama ketika terawat dengan baik
    · Mudah apabila mau diperbaiki – dapat diperbaiki beberapa kali
    · Luas keragaman pilihan gaya yang tersedia, dari warna motif jenis kayu
    · Lantai terasa lebih hangat daripada batu, keramik atau beton
    · Pilihan yang ekonomis dalam jangka panjang karena itu renewability
    KEKURANGAN
    · Rentan terhadap goresan dan keausan akibat grit dan kotoran
    · Rentan terhadap kerusakan dari kelembaban dan cairan (tidak dianjurkan untuk kamar mandi)
    · Dapat memuai dan berderit pelan dari waktu ke waktu karena longgarnya antara kayu dan paku yang mengikat papan dengan subfloor
    · Rentan terhadap muai susut atau “cupping” (melengkung dari permukaan kayu) karena perubahan kelembaban jika tidak terpasang dengan benar
    · Pemasangan lebih lama beberapa hari untuk pengamplasan, pewarnaan dan finishing
  • BATU ALAM
    KELEBIHAN
    – ukuran tidak terbatas
    – tidak gampang melenting
    – sambungan nat lebih kecil sehingga terlihat lebih menyatu
    – dengan ukuran yang lebih besar, ruangan jadi tampak lebih luas
    KEKURANGAN
    – marmer sulit dibersihkan apabila terkena kotoran
    – memerlukan perawatan ekstra dibandingkan keramik karena mudah kusam dan harus dipoles lagi
    – memerlukan pisau khusus karena keras dan tebal, setelah dipasang marmer harus dipoles lagi
    – harga mahal
    – warna tergantung pada alam
  • KERAMIK
    KELEBIHAN
    – harga murah
    – tahan terhadap noda, gampang dibersihkan apabila terkena kotoran seperti kopi, tinta dan cat
    – tidak memerlukan bahan khusus untuk pemasangan seperti semen instan
    – mudah dipotong
    – tidak memerlukan perawatan khusus karena tidak mudah kusam
    – memiliki pilihan motif dan warna yang bermacam-macam
    KEKURANGAN
    – untuk ukuran diatas 60×60 biasanya mudah melenting karena ketebalannya tidak mendukung
    – apabila sudah terpasang pada bagian natnya terlihat lebih besar karena baian sisi-sisinya berpinggul. Ada juga yang tidak memiliki pinggul biasanya karena dipotong dan ukurannya cenderung tidak sama walaupun dalam satu dus
  • VINYL
    KELEBIHAN
    – Perawatan yang lebih mudah, cukup dengan menyapu dan mengepel untuk menjaga agar lantai selalu bersih
    – Tersedia banyak pilihan, sehingga bisa leluasa dalam menentukan pilihan warna, gaya maupun corak lantai
    – Rancangan lantai vinyl dibuat menyerupai jenis material lain, semisal bebatuan maupun kayu
    – Vinyl mempunyai permukaan yang lebih halus bila dibandingkan dengan lantai dari bahan kayu
    – Lebih nyaman saat di pijak, karena pada bagian bawahnya dilapisi dengan kain atau busa
    – Lebih fleksibel dalam pemasangannya, karena vinyl merupakan jenis lantai yang lembut
    – Umur vinyl relatif tahan lama, karena ada yang mengklaim bahwa lantai vinyl mampu bertahan 10 hingga 15 tahun
    – Cukup kuat, karena mampu menahan serta menahan air
    KEKURANGAN
    – Bisa membahayakan, karena vinyl terbuat dari polyvinyl chloride (PVC). Bagi mereka yang sensitive terhadap jenis bahan ini tentu sangat berbahaya, karena bahan vinyl adalah PVC yang dapat melepaskan volatile organic compounds (VOC)
    – Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari pemasangan lantai vinyl, perhatikan lapisan pertamanya, pastikan lapisan pertama seperti ubin keramik, lantai vinyl, mapun bahan lain, karena perekat vinyl bisa bekerja tidak maksimal dan mudah lepas bila lapisan pertama tidak bersih
    – Mudah rusak bila terkena benda tajam, terkena gesekan furniture/benda berat pun beresiko merusak lantai vinyl
    – Sulit diperbaiki, harus mengganti baru bila sudah rusak
  • PARKET/PARQUET
    KELEBIHAN
    – lantai parquet lebih lunak sehingga aman untuk balita
    – lebih bersih, kotoran tidak dapat melekat baik untuk penderita alergi debu
    – tidak menyerap dingin, baik untuk penderita reumatik
    – tidak dapat pecah/retak
    – tidak dapat bernoda
    – kedap suara
    KEKURANGAN
    – tidak tahan terhadap air, daya serap tinggi
    – Sangat keras.
    – Membutuhkan perawatan yang apik. Bahan dasar kayu lebih mudah rusak terutama karena factor kondisi kelembapan dan cuaca.

TIPS DAN TRIK DALAM MENENTUKAN FINISHING MATERIAL LANTAI YANG TERBAIK ?

  1. Pilih jenis lantai yang akan digunakan, apakah itu yang alami atau buatan, atau kombinasi di antara keduanya, karena apabila bisa memadumadankannya dengan baik, maka hasil yang diperoleh pun akan semakin baik.
  2. Sesuaikan dengan tema desain arsitektur dan interior, apakah itu modern minimalis, industrial, tropikal, rustic, klasik, dan lainnya.
  3. Pertimbangkan budget, karena budget sangat menentukan kualitas maupun jenis material yang nantinya akan digunakan sebagai penutup lantai, juga ongkos pasang untuk material tertentu seperti marmer yang paling mahal harus dipertimbangkan masak-masak di tahap awal dalam penentuan spek finishing material.
  4. Tentukan ruang yang akan diaplikasikan finishing material lantai, karena tidak semua ruang bisa menggunakan material tertentu, contoh parket kayu jangan digunakan di area basah seperti kamar mandi dan teras.
  5. Ketersediaan di toko material maupun supplier di seputar proyek juga perlu dipertimbangkan, jangan sampai kita sendiri nantinya kesulitan saat membutuhkan tambahan material dalam waktu yang singkat.
  6. Pertimbangkan perawatannya, terutama bagi penghuni yang sulit meluangkan waktunya untuk merawat rumah tinggalnya. Asisten rumah tangga perlu dibekali pengetahuan mengenai cara perawatan dari finishing material lantai yang telah digunakan, agar jangan sampai telanjur salah yang mengakibatkan rusaknya material tersebut dalam waktu singkat.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s